pemain sepak bola dunia muslim – Tubruk Cruz Azul 4-0, Madrid ke Final

Real Madrid memastikan diri luput pada final Piala Dunia Antar team selepas mengalahkan Cruz Azul. Lewat gol-gol atas Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, & Isco, Madrid unggul empat gol tanpa balas.test1

Di dalam kompetisi yang berjalan dalam Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) subuh WIB, Madrid tampak relatif dominan. Los Blancos berdokumentasikan mempunyai 20 attempts (13 on target) sejauh rivalitas. Sementara, Cruz Azul miliki 15 attempts sepanjang pertengkaran, namun, selesai kesudahan yg jelek hanya memproduksi lima di antaranya tepat incaran.

Madrid udah unggul dua gol tanpa balas di babak pertama. Gol pertama mereka diciptakan sama Sergio Ramos pada menit ke-15, sementara gol kedua mereka diciptakan oleh Karim Benzema di menit ke-36.

Gol Ramos diawali oleh 1 buah tendangan lepas dari sisi kiri pertahanan Cruz Azul. Sepak terjang bebas itu kemudian dieksekusi oleh Toni Kroos & membubung pada area depan gawang Cruz Azul. Ramos lantas menanduknya & melepaskan Madrid keunggulan 1-0.

Setengah jam pertandingan berjalan, Kroos mendapatkan peluang via depakan dr luar kotak penalti. Namun, tendangannya tengah sanggup diamankan oleh kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Pada menit ke-35, Benzema meninggikan keunggulan Madrid memerankan 2-0. Dani Carvajal memerankan pemain film diperlukan dalam gol ke-2 itu. Menusuk atas sebelah kanan, Carvajal mengecoh 3 orang tokoh lawan pra walhasil menarik umpan silang. Umpan yang dilepaskan sama Carvajal itu setelah itu disambar sama Benzema dgn terjangan kaki kanan.

Lima menit lalu, Cruz Azul memperoleh penalti sesudah Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos pun mendapatkan kartu kuning. Meskipun demikian, penalti yang dieksekusi oleh Gerardo Torrado gagal. Tendangannya tetap dapat ditepis Iker Casillas

Pada babak ke 2, tepatnya di dalam menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dengan Cruz Azul via gol ketiga yang diciptakan sama Gareth Bale.

Gol bermula daripada gempuran di sisi kiri yang dibangun oleh Isco serta Benzema. Bola lantas diberikan terhadap Cristiano Ronaldo yg berlari dalam sisi sayap. Ronaldo lalu kemudian melepaskan umpan silang ke depan gawang juga Bale menyambutnya dengan sundulan.

Meskipun tertinggal 3 gol, Cruz Azul tak beralih memerankan defensif. Sebaliknya, mereka selalu tampil ofensif. Tujuh menit selepas gol Bale, Mariano Pavone memiliki peluang. Hanya saja, sundulannya tetap menyisih.

Selain perundingan kesudahan yg jelek, Casillas tampak apik di dalam membendung serangan-serangan tokoh Cruz Azul. Tercatat, kiper internasional Spanyol ini melaksanakan lima penyelamatan sepanjang kompetisi.

Pada menit ke-66, Cruz Azul mendapatkan peluang lewat terjangan Pablo Barrera atas luar kotak penalti. Sial untuk Barrera, tendangannya tengah menerpa tiang gawang.

Barrera balik mendapatkan kesempatan lima menit selepas itu. Tapi, lagi-lagi tidak berhasil merajang jala Madrid. Kali itu, tendangannya daripada sisi kanan masih dapat diamankan Casillas.

Ronaldo pula pernah meraih dua kesempatan setelahnya. Tapi, ke 2 peluang bintang usul Portugal tersebut tdk menghadirkan kinerja. Gol keempat Madrid alhasil lahir bukan dr kaki atau pun kepala Ronaldo

Yakni Isco yg membuat gol keempat Madrid dalam menit ke-72. Meski tidak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi menjadi penyumbang assist. Ronaldo dengan berada di sisi kiri melepaskan bola kepada Isco yang hadir pada luar kotak penalti. Selesai mengarungi dua orang pemain Cruz Azul, Isco lalu kemudian menggeser sepakan datar serta membuat Madrid unggul 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Taruhanku – Kekuasaan Bayern Bikin Augsburg Kelelahan

Bayern Munich sukses merengkuh status juara musim dingin (Herbstmeister) tamat menundukkan Augsburg 4-0. Sempat menyamakan Bayern di putaran mula-mula, Augsburg sudahnya kalah dampak kekuatan seluruhnya Die Roten.test1

Munich melanjutkan petualangan mereka pada Bundesliga musim ini dengan sampai ke SGL Arena, bertanding melawan FC Augsburg. Penerbangan jarak pendek ke kota Augsburg (yang terletak di negeri sebelah yang sama dengan metropolitan Munich; Negara Bagian Bayern) khatam menawan.

Barisan Pep Guardiola mampu mendirikan 4 gol sekaligus mampu mengayomi kesucian gawang mereka walau Manuel Neuer berkali-kali jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan besar ini berasa spesial karena Bayern meraihnya dari pemain penghuni status ke-3 dalam skema klasemen sementara. Lain masalah, sambungan 3 poin dr pertarungan ini mengangkat Bayern mengendalikan status Herbstmeister (secara harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa mesti merintis 17 rivalitas, Bayern telah berjaya menyandang tahap juara Hinrunde; juara babak perdana.

Hasil pertandingan mengelak SC Freiburg & FSV Mainz 05 enggak hendak menggoyang posisi Bayern pada puncak klasemen, lebih dari itu walau VfL Wolfsburg selaku kompetitor terdekat berjaya menimba sembilan nilai daripada 3 laga tertinggal di paruh mula-mula. Bayern sementara ini memiliki keberhasilan sepuluh nilai dari konkuren terdekat mereka.

Kekuasaan Seluruhnya dan Hari yg Wajar bagi Neuer

“Aku merasakan kalau seluruhnya bertambah membaik daripada hari ke hari, ” ujar Franck Ribery di suatu wawancara yang hasilnya dimuat pada web resmi Bundesliga di dalam bulan November silam. Pertunjukkan Bayern udah berkembang pada haluan yang jauh lebih bagus soalnya tiap-tiap pemain telah semakin baik mengetahui satu sama lain, sehingga permainan lebih lebih elok dr musim lalu.

Unsur tersebut, pendapat Ribery, adalah rahasia pertunjukan gemerlap Bayern musim ini. Via penjelasan antar tokoh yg elok, Bayern mampu menggalang bertambah penuh gertakan sebab mereka susah diterka. Masalah tersebut tentu tampak dalam laga menggulung Augsburg, bahkan dalam episode mula-mula.

Permufakatan antar pemain yg bagus menciptakan jalan bola sangat terampil. Tiap-tiap pemain Bayern selalu medapati kawan buat diumpan, & seringkali tokoh yang mendapatkan bola yaitu pemain yang berdiri sangat bebas. Jangankan jadi penguasaan atas lawan, memperoleh atensi pun gak. Di episode mula-mula, Bayern luar biasa sering menarik sasaran gak terduga.

Unsur tersebut menghasilkan Bayern betul-betul menguasai jalannya laga. Di sesi ke 2, hal itu mampu berlangsung sebab tindasan yang dikasih sama Augsburg terbatas mengendur. Terus melangkah demi memperteguh celah gerak & menutup jalan sasaran Bayern yang diusahakan dalam babak pertama sepertinya udah menghasilkan setiap tokoh Augsburg kelelahan.

Tdk mengherankan seandainya setelah itu Bayern secara menyeluruh mampu secara total mengendalikan jalannya pertarungan. Bahkan statistik pertarungan pun menyertakan perbedaan yang sangat transparan antara ke-2 team.

1 masalah lain yg menyingkirkan Augsburg daripada keunggulan (maupun setidaknya keberhasilan utk mencetak gol) yakni penguasaan lini belakang Bayern. Augsburg ketahui bahwa tips terbaik bagi mencuri gol atas Bayern merupakan melalui ofensif balik. Mereka mempraktekkan cara tersebut. Cuma aja, usaha Augsburg gak pernah sukses.

Apabila seluruh outfield player Bayern tak mampu menghentikan gempuran Augsburg sebelum bola menganeksasi tempat rawan, Manuel Neuer tidak ragu utk tersembul menjauhi gawangnya. Dunia telah mengenalnya guna penjaga gawang yang berani menjemput risiko; Neuer mengesankan pantauan itu di kompetisi itu.

Judi Bola Online – Mihajlovic yg Telaten Mengubah Kiat juga Mendirikan Dinding Kokoh

Impak sama mata diraih Juventus tatkala menolak rangking 4 Serie A, Sampdoria, pada Juventus Stadium. Sempat tertinggal memimpin lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berjaya mengembat poin melalui sepakan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan 1 poin itu agak disesali Juventus. Pasalnya, selain menciptakan jarak antara mereka juga AS Roma menipis, yakni satu angka, dampak draw tersebut mengheningkan 25 keunggulan kandang bersambung Juve di Serie A. Terlebih lagi sebetulnya peluang unggul bagi Juve agak gede karena menguasai jalannya pertandingan.

Pada putaran perdana Juve begitu kuat. Hantaman demi gempuran langsung mengalir. Namun, kiper Sergio Romero main sempurna gemilang. Dan dalam ronde ke 2, skuat asuhan Sinisa Mihajlovic tersebut bisa menyerang titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ maka itu memaksakan impak seri.

Dinding Masif Sampdoria

Sampdoria mulai awal pertarungan bertambah memisah-misahkan buat mengunggulkan serangan pulih selaku daya untuk mencetak gol. Blucherciati fokus di dalam tameng dengan cuma mencadangkan Stefano Okaka seorang diri pada lini depan saat bertahan.

Ketika meraih serangan, Sampdoria menghasilkan sembilan pemain utk mendirikan dinding penjagaan daripada tengah. Angelo Palombo kemarin bermain setaraf holding midfielder yg hengkang selevel dgn bek tengah. Sementara Pedro Obiang bekerja menjadi pengganggu di lini tengah. Aturan pun seolah berubah dr 4-5-1 jadi 5-3-1-1.

Obiang sendiri memintas fleksibel. Begitu pemain tengah Juventus menguasai bola, ia akan menjadi pemain perdana yang mengganggunya. Tetapi tatkala bola digulirkan ke kiri, ia akan menarik langkah selaras dengan tiga gelandang lainnya.

Kiat ini menciptakan Juve gak dapat mempertunjukkan umpan-umpan pendek dalam depan zona tempat penalti. Juventus betul-betul lazim menjunjung Arturo Vidal bahkan Paul Pogba bagi menyertai Roberto Pereyra yg sebagai pemain no. 10.

Daripada foto di atas, Vidal serta Pereyra tampil berada lebih mendekati zona kotak penalti dgn Morata ditugaskan untuk pemantul. Dengan mundurnya Obiang, celah dalam area kotak penalti cukup sempit. Dengan demikian Juve kendati lebih bersabar buat mengajak para pemain Sampdoria bagi meninggalkan posnya.

Tetapi Juve beruntung mengantongi gelandang-gelandang (dan juga Tevez yang rajin diturunkan ke tengah) dgn skill yg mumpuni di masalah melewati pemain lawan. Saat susunan umpan-umpan pendek Juve tidak mampu diperagakan, para pemain itu berinisiatif dalam menghancurkan penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, serta Marchisio berhasil melaksanakan 2 dribble berhasil. Via keempat tokoh ini lini penjagaan Sampdoria agak kerepotan, maka itu dr sinilah peluang per peluang Juve lahir. Namun beruntung, Sampdoria memiliki kiper setangguh Romero. Dari lima tendangan dengan memfokus di gawang, empat di antaranya mampu dihalau kiper timnas Argentina itu.

Gol Juventus sendiri didapatkan atas sinopsis umpan sudut. Claudio Marchisio mengoper umpan dalam Evra yg lalu kemudian menyambutnya dengan sundulan keras. Gol itu semakin kepada kejelian Evra pada mencari ruang sebab ia tampil daripada belakang. Sedangkan seorang fullback rata-rata bakal menunggu pada wilayah tengah lokasi ketika memperoleh sepak sudut bagi mengatasi terjang balik gesit.

Reparasi Kiat Menerobos Sampdoria

Kegagalan Sampdoria tak sanggup menyegel gol dalam ronde pertama merupakan sebab lambatnya transisi menyerang bertahan ke menyerang. Tatkala Okaka atau Eder memiliki bola, pemain lainnya kerap terlambat utk menurunkan umpan. Itu memproduksi Okaka maupun Eder sering kalah total ketika berada di wilayah tembok milik Juve. Sampdoria pun sudahnya seringkali dgn gampang kemalingan bola.

Agen taruhan judi online terpercaya – Setan Merah Versus Si Merah: Duel Sengit di Lini Tengah

Premier League minggu ke-16 akan menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United & Liverpool, dalam Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB kelak. Laga yg diprediksi akan beredar tajam menimbang lini tengah bakal jadi sandaran kedua kru itu.test1

MU bakal menjamu Liverpool dgn kepercayaan diri menjulung ketika mendominasi lima duel terakhirnya dalam Premier League. Selepas sempat tersengal-sengal dalam mula musim, kawanan Louis van Gaal tersebut udah duduk di status ke-3 klasemen.

Berbeda dengan di kesebelasan Liverpool, permainan anak asuh Brendan Rodgers itu sedang belum kunjung membaik sampai liga berjalan 15 minggu. The Reds kudu kembali rela kemalingan poin di kandang sendiri sehabis tampil sama mata tanpa gol dengan Sunderland.

Mutu permainan Liverpool musim ini begitu kontras dengan musim yg lalu. Tenaga lini serang Liverpool yang begitu ditakuti lawan di musim silam sama sekali tak tersua di dalam musim ini.

Dalam Tengah Badai Cedera

Kedua club sama-sama hadir di kompetisi itu dengan menghalangi masalah badai cedera. Dalam kubu MU, kaum pertahanan yakni divisi yang tersangkut hasil amat gede. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, dan Phil Jones yakni 5 pemain bertahan United yang tengah kudu bolos soalnya cedera.

Selain itu, tetap tersedia Angel Di maria juga Jesse Lingard yang pula masih belum mampu tampak menggulung Liverpool karena cedera.

Namun dr Liverpool, Rodgers sedang disusun pusing dampak tiap-tiap penyerangnya yg tak kunjung sehat. Dua penyerang tulang punggung mereka, Mario Balotelli serta Daniel Sturridge, masih pada perawatan, meski beberapa kalangan menyiarkan bahwa Balotelli sudah mulai sembuh juga kiranya hendak siap dimainkan dalam kompetisi Minggu malam kelak.

Dengan kondisi ini, Louis Van Gaal peluang bakal terpaksa mempergelarkan Michael Carrick di dalam barisan tameng. Carrick akan melengkapi tiga grup tokoh di grup pertahan MU bersama Marcos Rojo dan Johny Evans. Sepatutnya hendak terlalu berisiko bila Van Gaal menurunkan bek-bek muda menyerupai Tyler Balckett atau pun Patrick McNair dalam pertandingan yang sesak gengsi ini.

Mundurnya Carrick pada tim tambak hendak memproduksi barisan gelandang dipercayakan oleh Ander Herrera juga Marouane Fellaini. 2 gelandang itu bakal menolong kompetensi Juan Mata yang bekerja mengelola ofensif Manchester United.

Adapun pada pemain Liverpool, sehabis tersisih dr Liga Champions pasti saja mereka gak rela bertambah terpuruk di Liga Inggris. Sebab itu daripada itu mereka mesti sanggup mengacungkan kesangkilan terbaik yang dimiliki untuk bisa memperoleh poin maksimum.

Rodgers sepertinya hendak kembali menyelenggarakan Lucas Leiva & Jordan Henderson utk mengisi lini tengah Liverpool, sedangkan Steven Gerrard hendak kembali ditempatkan selaku gelandang serang dalam belakang striker.

Dalam sisi kanan juga kiri, Raheem Sterling serta Coutinho hendak kembali diandalkan buat melakukan perembesan ke jantung tembok Manchester United.

Oleh karena itu sekarang yg jadi masalah tinggal menjadikan siapa yg hendak dipercaya bagi mengisi status penyerang. Rodgers memiliki 2 alternatif yang agak runyam, Rickie Lambert atau pun Mario Balotelli.

Lambert masa ini memang udah nggak setajam tatkala masa jayanya di Southampton. Namun, penyerang berusia 32 tahun tersebut telah melepaskan kontribusi yang nggak jelek dalam beberapa pertandingan terakhir Liverpool.

Tetapi Balotelli yang dikabarkan telah balik ikut berlatih, mampu melepaskan harapan lainnya buat Rodgers. Walaupun masih belum menunjukan ketajamannya pada Liverpool, Balotelli berdokumentasikan sempat menunggingkan MU tatkala sedang menentang Manchester City.

Agen bola terpercaya – Dua Gol Van Persie Menemani MU Taklukkan Southampton

Manchester United kembali daripada kunjungannya pada Southampton dengan tiga poin tamat unggul 2-1. Robin van Persie jadi pahlawan kemenangan via dua golnya, sekalian menjinjing timnya masuk di 3 besar Premier League.test1

Bertandang ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) dinihari WIB, MU sejatinya kalah dominan disamakan tuan rumah. Whoscored menyusun klub besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dgn 46, 5% berbanding 53, 5%.

Soal peluang pun demikian. ‘Setan Merah’ semata-mata mengelakkan tiga sepakan seputar kompetisi dengan dua di antaranya mengarah ke gawang & berdampak gol. Sementara Soton punya 15 percobaan dgn 4 yang tepat sasaran.

Van Persie memapah MU memimpin bertambah dulu pada menit ke-12, pra lalu disamakan oleh Graziano Pelle di menit ke-31. Meski terus ditekan sama tuan rumah, MU lebih-lebih dapat menggondol gol ke-2 pada menit ke-71 lagi-lagi dengan perantara Van Persie.

Gara-gara kemenangan ini, MU memanjat pada susunan tiga bagi mula-mula kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. mengoleksi nilai 28 atas 15 perjuangan, tertinggal lima nilai atas Manchester City tatkala status dua serta delapan poin dr Chelsea di tertinggi klasemen. Sementara Soton kudu menobatkan kekalahan ketiga dengan beruntun. Oleh karenanya mereka kendati susut ke peringkat lima dgn 26 poin.

Jalannya Pertandingan

MU hadir ke lapangan Soton dgn diperkuat kembali Wayne Rooney setelah sehat dr cedera. Di lini belakang, Louis van Gaal memilih mempertunjukkan bek muda Paddy McNair & mendudukkan John Evans pada kursi cadangan

Tuan rumah semakin dahulu mengancam pada menit ke-4. Umpan silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long namun, bola masih melambung.

Terjangan on target mula-mula MU langsung berdampak gol pada menit ke-12. Semula Rooney berupaya menusuk pada sebelah kiri dengan melewati Nathaniel Clyne. Namun demikian bola sodorannya terlalu jauh juga dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas berpikir melakukan back pass kepada Frasier Forster, akan tetapi malang baginya sepakannya teramat pelan. Robin van Persie dgn sigap mengejar bola & menceploskannya di gawang atas jarak dekat dengan menaklukkan Forster.

Aktivitas balasan dr Soton tampak tiga menit setelah itu. Umpan silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Tengah menyimpang ke kiri.

Pada menit ke-27 tuan rumah kembali mendapatkan peluang. Umpan silang mendatar Dusan Tadic daripada sebelah kiri diterima Pelle di dalam ruang penalti dan diakhiri dengan lesakan mendatar. Tetap mudah diantisipasi oleh David De Gea.

Upaya Soton menyinkronkan kedudukan berdampak dalam menit ke-31. Sasaran silang Shane Long dr sisi kanan hadir Tadic yang setelah itu menjuruskan bola ke gawang, namun diblok bek MU. Bola lalu bergulir liar ke pada capaian Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia tersebut menendang bola keras-keras daripada jarak dekat.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya pada menit ke-35. Kekhilafan McNair kala berniat menyapu bola justru mengarahkannya pada Long yg hadir lumayan bebas di dekat gawang. Selamat bagi MU, sepakan Long melayang

Jelang babak pertama finis, MU mencatatkan peluang via Van Persie. Menerima sodoran Ander Herrera di sebelah kiri di dalam box penalti, Van Persie mengelakkan percobaan dengan kaki kirinya. Namun bola cuma sampai ke jala sebelah.

Soton memperoleh peluang apik di menit ke-52. Dari sisi kiri, Tadic menyalurkan umpan silang pada Long di tiang jauh yg tak terkawal. Dgn bebas Long menyundul bola di arah tiang, hanya saja digagalkan serta-merta cemerlang De Gea.

Ramalan bola – Sekarang Kelompok Arsenal vs Hull Muncul pada Putaran Ke-3 Piala FA

Bagian ke-3 Piala FA mengetengahkan ulangan partai final musim silam, dgn juara menetap Arsenal bakal menahan Hull City.test1

Bulan Mei silam pada Wembley, Arsenal menuntaskan paceklik gelar juara dengan menundukkan Hull 3-2 setelah pulih dr ketinggalan. Musim ini ke-2 kru bakal kembali berhadapan, kali itu di Emirates di partai sesi ke-3.

Di dalam hasil pengundian yg lain, pemuncak klasemen Premier League Chelsea bakal menjamu kru Championship Watford. Manchester City juga hendak menyervis kesebelasan Championship yang lain, Sheffield Wednesday.

Sementara tersebut Manchester United, yg diposisikan untuk klub tamu, sedang kudu menunggu pemimpin daripada partai replay sesi ke 2 antara Accrington Stanley lawan Yeovil Town. Sedang Liverpool akan membesuk ke pangkalan Wimbledon yang kini tampil di League Two.

Impak pengundian itu pula memunculkan turnamen antar tim-tim Premier League, di antaranya Everton vs West Ham United, Leicester City vs Newcastle United, juga Burnley lawan Tottenham Hotspur.

Hasil pengundian babak ketiga Piala FA

Blythe Spartans v Birmingham

Southampton v Ipswich

Stoke v Wrexham

Charlton v Blackburn

Dover Athletic v Crystal Palace

AFC Wimbledon v Liverpool

Manchester City v Sheffield Wednesday

Aston Villa v Blackpool

Rotherham v Bournemouth

Huddersfield v Reading

Oxford/Tranmere v Swansea

Cardiff v Colchester

Bolton v Wigan

Sunderland v Leeds

Aldershot/Rochdale v Nottingham Forest

West Bromwich Albion v Gateshead

Burnley v Tottenham

Chelsea v Watford

Barnsley/Chester v Middlesbrough

QPR v Sheffield United

Accrington/Yeovil v Manchester United

Millwall v Bradford

Derby v Southport

Brentford v Brighton

Fulham v Wolves

Leicester v Newcastle

Scunthorpe/Worcester v Chesterfield

Everton v West Ham

Cambridge/Mansfield v Bury/Luton

Preston v Norwich

Doncaster v Bristol Rovers

Prediksi La Liga – Vietnam Benar2 Mengerti Cara Menyikapi lawannya

Sepakbola tidak lagi sekadar pertunjukkan serta aksi pada lapangan hijau. Lebih atas itu, sepakbola kerapkali menjadi pencerahan. Sepakbola menyampaikan aku pada 1 buah negeri baru, Vietnam. Piala AFF 2014 yg memerankan pijakannya.test1

Mampu menyambut perlawanan tim nasional Indonesia dengan langsung di negeri tetangga ialah satu buah kehormatan. Dr sana pulalah terhampar kesempatan guna merentangkan wawasan. Dalam negeri orang, kita sanggup menengok secara langsung status sosial, memahaminya, segera menjadikannya tolok ukur terhadap tanah air kita.

Sebab hadir dengan patokan sepakbola, maka sudah sepatutnya masalah pertama yg butuh dilakukan merupakan tahu dengan bingkai sepakbola. Dan signifikansi pertama yg muncul buat Vietnam yakni warganya yg seolah tak acuh dengan perjamuan bola Asia Tenggara itu.

Sehari pra duel antara Vietnam kontra Indonesia melintas, survey kecil-kecilan mengepit aku di dalam hasil yang agak mengherankan. Lima daripada lima orang Vietnam mengindikasikan tidak terlalu hirau dengan timnasnya.

Bahkan gaungnya juga tidak terlalu berasa dalam media-media lokal. Hal yang tentu begitu berbeda dgn dalam Indonesia.

Dalam Indonesia, gak sempat tersedia ampun dalam sepakbola. Sejajar penggemar, kita sepertinya terus-menerus berlomba-lomba melancipkan kegilaan. Terlepas dr ikatan rasa nasionalisme guna negara, diakui maupun nggak, tersedia darah panas yg meletup-letup di beberapa masyarakat kita kalau bicara pertunjukan itu. Sementara media bersabung kekejaman mengeksploitasi pada setiap sisi.

Dari suporter, terus-menerus tersedia kisah-kisah heroik mereka yang menempuh perjalanan jauh guna mendukung timnya, dgn modal ala kadarnya serta kenekatan yang sebesar-besarnya. Nonton bareng di mana-mana, penjual seragam diburu ke seluruh penjuru. Yg amat berasa yaitu selalu terdapat optimisme meskipun tim nasional Indonesia tak sanggup bicara banyak pada level internasional sepanjang kurun sejumlah dekade terakhir.

Pada Vietnam, kesukaan serupa ini dapat dibilang tidak terasa. Faktanya, benar-benar tidak terlihat ada usaha membangun keadaan ke arah sana. Jelang pertarungan pertama timnasnya, sekitar media Vietnam bahkan tak secara mendalam merajang timnya, mengulas calon-calon lawan, maupun membangkitkan kuantitas pemberitahuan urusan turnamen ini. Sejumlah setaraf melepaskan reaksi kecil, terlebih lagi terdapat yg justru bertingkah laku cenderung sarkastis dgn mengambil tema penyusunan skor & pertaruhan yang betul2 tengah ramai di sepakbola Vietnam dan mengaitkannya dengan Piala AFF.

Tapi di dalam prosesnya, fakta-fakta tersebut lumayan gugur dengan sendirinya tempo hari laga tiba. Vietnam ternyata betul2 bersemangat dengan sepakbola. My Dinh Stadium mulanya benar2 terlihat sepi, terutama sampai setengah jam pra pertarungan. Namun lambat-lambat penuh kendatipun beberapa unit area masih kosong.

Sepanjang perjuangan mereka bukan henti-henti meneriakkan yel-yel. Dalam 1 detik mereka rukun beramai-ramai menyalakan ponsel & mengangkatnya ke udara, menyusun suatu visi pengetahuan yg menarik.

Menariknya, meski menampakkan fanatisme sedemikian rupa di stadion, pendukung Vietnam juga betul-betul tahu tips memperlakukan lawannya. Misal, tempo lagu Indonesia Raya hendak dikumandangkan, mereka menyambutnya dgn tepuk tangan juga sepanjang lagu diputar mereka betul-betul melepaskan ruang buat Indonesia. Gak terselip siulan, “huu”, atau tindakan-tindakan lain yang sifatnya melecehkan. Begitupun ketika lagu usai, dgn penuh segan mereka bertepuk tangan. Beberapa aksi positif lain juga ditunjukkan para suporter Vietnam. Ibarat ketika sang kiper melakukan blunder yang menggagalkan kemenangan pada menit ke-84. Sempat tampak rasa kaget, akan tetapi mereka buru-buru bertepuk tangan untuk menyemangati si pemain.

Agen judi bola terpercaya – Vietnam Tidak Lawan yg Mustahil guna Ditaklukkan

Piala AFF 2014 kunjung bergerak. Siap ataupun tidak bukan lagi opsi soalnya laga udah di depan mata. Ketetapan Alfred Riedl kalau skuad yang dia asuh menyebrangi masa rancangan yg begitu buruk tidak relevan lagi bagi dibahas. Tidak ada waktu utk mengeluh karena, toh, program kesebelasan ini setidaknya jauh semakin elok ketimbang tim AFF 2012 silam.test1

Turnamen terkenal antarnegara Asia Tenggara itu sayangnya betul2 tidak ramah bagi Indonesia. Tim Garuda hingga waktu ini belum sekali kendati rasakan gelar juara. Kita tertinggal daripada Thailand, Singapura, Malaysia & Vietnam di medan bermutu ini. Kita memang terhebat, tapi terbaik di pengumpul status runner-up, sama banyaknya empat kali.

Untuk Piala AFF 2014, Indonesia lumayan diuntungkan oleh undian klasifikasi episode grup. Terpadu pada grup A bersama Vietnam, Filipina, & Laos memproduksi target buat minimal berada pada status kedua ataupun luput pada semifinal terbuka. Caranya dgn mengembat skor di dalam pertandingan pembuka melawan Vietnam juga meruntuhkan dua nama terakhir.

Riedl pula realistis terhadap timnya dengan memberikan kredit khusus kepada tuan rumah Vietnam. Menurutnya kesebelasan yg pernah memikat juara itu yakni yg terkuat dalam grupnya. Masalahnya adalah Vietnam harus mereka hadapi di dalam kompetisi pembuka bermodalkan rencana yang dempet.

Padatnya jadwal Liga Indonesia menghasilkan sekujur penggawa pemain baru berkumpul secara lengkap dua minggu terakhir. Dalam fase itu si arsitek saja sedang mesti repot mengelola pemilahan pemain. Bermodalkan 2 uji coba menggulung Timor Leste & Suriah, Riedl mengerucutkan 35 nama sebagai 22 + 1 kiper cadangan setara dgn tatanan total pemain.

Sekalipun banyak melakukan rombak pasang pemain sebab seleksi tadi, tetapi gambaran 11 pemain unggul yang jadi kesebelasan utama udah mulai terlihat. Perlombaan sesak cuma terkabul pada lini tengah, Riedl punya penuh stok tokoh dgn model berbeda terutama di unit area 2 poros ganda. Penentuan siapa yang tampil pada pos ini hendak ditentukan strategi apa pun yang diterapkan sama Riedl.

Gaya Main Vietnam

Vietnam mempunyai gaya main yg meledak-ledak dgn menggantungkan kecergasan. Hampir serupa dengan gaya skuad U-19 mereka. Segala tokoh hendak rajin merenggut bola secepatnya mungkin jika hantaman tidak berhasil guna kemudian balik melakukan hantaman balik cepat. Tontonan seperti ini mampu saja kritis bila Indonesia gagal mengerjakan estimasi maupun terutama ikut larut dengan model itu.

Saat meruntuhkan Malaysia dengan skor 3-1 di ujicoba terakhir, Vietnam sesungguhnya tertinggal makin dahulu. Lini penjagaan “Si Merah” bukan tembok teguh yg sukar ditembus. Malaysia juga bisa menyikat penuh peluang walau bermain tandang. Transisi dari menyerang pada bertahan juga gak beredar dengan baik. Satu keuntungan mereka merupakan sanggup menyusun pertunjukan atas belakang juga terampil bagi melaksanakan penguasaan bola.

Garis tembok tinggi yang diterapkan sang pelatih Toshiya Miura dalam upaya mengawasi pressing lawan pula mampu dimanfaatkan. Persis sebagaimana yg dilakukan oleh Palestina ketika menjalani uji coba pembukaan November kemarin. Sejumlah kesempatan termasuk dua atas 3 gol (skor 1-3) yg disarangkan berlangsung melalui bola panjang memanfaatkan kebolehan offside yang tidak berhasil.

Namun, untuk kaum lini serang Vietnam benar-benar tidak sama, sebab bergerak lebih lepas juga cenderung susah buat ditebak. Satu saja kesalahan terutama di dalam menutup area defensi sayap dapat menjadi tragedi.

Tips kerja sayap Vietnam yang terus menerus menjemput lari ini menghasilkan Miura kudu mengorbankan kedua fullback. Sebab bahwa memaksa 90 menit untuk keluar-masuk menubruk plus bersitegang akan memproduksi ketahanan terkuras habis. Guna itu mereka makin kerap menjauhi empat bek dalam belakang mengacu pada sejajar walaupun sedang menerobos.

Agen judi bola terpercaya – Visi untuk mencari titik berat rezeki.

Liga sepakbola di Myanmar mulai mengisyaratkan perbaikan di dalam sejumlah tahun belakangan. Jangan heran seandainya kesebelasan nasional U-19 mereka belakangan meningkat maupun nantinya pasukan senior tampil rupawan dalam Piala AFF 2014. Duel sepakbola di ‘Negeri Tanah Emas’ itu sebenarnya sedang menyusun.test1

Tahun 1996 berdokumentasikan menjadi awal dimulainya liga sepakbola dalam Myanmar. Namanya Myanmar Premier League (MPL). Liga ini berjalan selama 13 tahun sampai lalu kemudian usai dalam tahun 2009.

Mengingat kondisi kebijakan Myanmar momen itu, maka klub-klub anggota liga pun juga tidak kesebelasan asal-asalan. Sejak tahun 1962 hingga 2011, Myanmar terselip di dalam pasungan penguasa yg otoriter. Yang paling genting ialah junta militer mulai 1997 hingga 2011. Menimbang situasi ini, sebagian besar berkandang pada Yangon –ibukota Myanmar sebelum transmigrasi ke Nay Pyi Taw, serta ialah milik kementerian pemerintah dan hanya beberapa team swasta.

Pada periode waktu tersebut, pemain nasional Myanmar pun seakan susah berprestasi. Mereka tidak pernah meraih piala, terutama di gelanggang regional Asia Tenggara. Raihan terkemuka Myanmar hanyalah menjadi semifinalis Piala AFF dalam tahun 2004.

Myanmar National League Jadi Era Baru

Selesai MPL, terselip liga trendi pada Myanmar. Liga masuk ke era profesional dgn identitas Myanmar National League (MNL). Ketika itu, tahun 2009, memerankan musim pertamanya.

Pada hamparan pertamanya, MNL diikuti untuk delapan club terkini. Klub itu yaitu kesebelasan swasta yang tampil bersamaan dengan bergulirnya musim pertama kasta tertinggi sepakbola negara yg dikenal dengan batu gioknya ini.

Sejauh enam musim MNL berjalan, 2 klub jadi penguasa: Yangon United & juga Yadanarbon FC. Keduanya sama-sama 3 kali berhasil jadi juara MNL.

Momen gelaran Piala Asia U-19 di Myanmar di dalam bulan Oktober dahulu, detikSport ada peluang guna menengok keliru kandang Yangon United. Kebetulan, klub nasional Indonesia U-19 berlatih pada kandang Yangon United, Yangon United Sports Complex.

Tidak bayangkan rumah Yangon United ini yaitu stadion megah. Apabila Anda pernah hadir di stadion Surajaya, Lamongan, kandang Persela Lamongan yg berkapasitas 15. 000 orang2 ini jauh makin gede. Keahlian Yangon United Sports Complex cuma 3. 500 orang.

Lokasi tempat Yangon United berlaga, disewakan guna umum tempo sedang tidak digunakan. Beberapa orang2 ekspatriat bersama kelompok Myanmar tampak mencari keringat dengan tampil sepakbola. “Kami benar2 biasa mengontrak oleh main di sini, ” ucap salah seorang ekspatriat daripada perseroan telekomunikasi yang sedang menyusun jaringan dalam Yangon.

Tidak cuma itu, toko merchandise kendati juga ada. Ukurannya tidak besar betul2, cuma sekitar 6×6 meter. Namun demikian, barang yang dijajakan benar-benar rada lengkap. Atas jersey, celana tim, kaos kaki, mug, sampai gantungan kunci.

Sponsor pun pula tak ketinggalan. Suatu perusaahan apparel daripada Thailand, Grand Sport, serta pula Asia Green Development Bank (AGD), setia menjadi penyokong sejak skuad ini hadir tahun 2009 itu.

1 penghargaan pula dikasih sama setiap warga Yangon detik terdapat seseorang yang memakai jersey resmi kesebelasan. “Jersey sah Yangon United. Bagus-bagus, ” ucap salah seorang yang memandang detikSport menyatukan jesey Yangon United pada salahsatu jalan di sekitar Sule Menara.

Wajar seandainya klub-klub pada Myanmar harus kreatif dalam mencari dana buat siap hidup. Obrolan dengan seorang sopir taksi, Aung San, sanggup menjawab perbincangan tersebut.

“Di Myanmar, kami tak mampu berutang, gak ada yg namanya pinjaman. Semata kudu dibayar dgn uang tunai. Kartu kredit juga tdk diizinkan oleh pemerintah, ” ujar pria yang pernah merantau ke Malaysia tersebut.